Banyak orang memakai foundation dan concealer secara asal, sehingga hasilnya terlihat berat atau tidak rata. Urutan dan cara pengaplikasian keduanya menentukan seberapa natural hasil akhirnya. Artikel ini membandingkan tiga metode memadukan foundation dan concealer yang bisa kamu pilih sesuai jenis kulit dan tingkat coverage yang diinginkan.
Kenali Perbedaan Foundation dan Concealer
Foundation meratakan warna kulit secara keseluruhan, sedangkan concealer memiliki pigmentasi lebih pekat untuk menutupi area tertentu seperti noda, bekas jerawat, atau lingkaran hitam di bawah mata. Menggunakan keduanya dengan porsi yang tepat menghasilkan tampilan lebih halus tanpa terkesan tebal.
Tekstur foundation biasanya lebih cair atau creamy, sedangkan concealer bisa berupa cairan kental, krim, atau stik. Perbedaan tekstur inilah yang membuat urutan pemakaian berpengaruh pada hasil akhir.
Metode 1: Foundation Dulu, Concealer Kemudian
Ini urutan yang paling umum dan mudah dilakukan. Aplikasikan foundation tipis-tipis ke seluruh wajah, lalu tambahkan concealer hanya pada area yang masih membutuhkan ekstra coverage. Metode ini cocok untuk kamu yang ingin tampilan natural dengan coverage secukupnya.
Langkah-langkah:
- Gunakan pelembap dan primer sesuai jenis kulit.
- Oleskan foundation dengan spons lembap atau kuas, mulai dari bagian tengah wajah.
- Ratakan hingga batas leher.
- Tambahkan concealer di bawah mata, bekas jerawat, atau kemerahan.
- Blend dengan jari atau spons kecil.
Kelebihan metode ini adalah kamu bisa mengontrol jumlah coverage yang dibutuhkan. Kekurangannya, jika foundation terlalu tebal, concealer bisa membuat area tertentu terlihat cakey.
Metode 2: Concealer Dulu, Foundation Setelahnya
Beberapa orang lebih suka mengaplikasikan concealer terlebih dahulu pada area bermasalah, lalu menimpanya dengan foundation. Tujuannya agar concealer menyatu sempurna dan tidak terlihat menonjol.
Metode ini bagus untuk kulit yang memiliki banyak bekas jerawat atau hiperpigmentasi. Foundation akan membantu melembutkan batas concealer sehingga hasilnya lebih rata. Namun, hati-hati jika foundation yang dipakai terlalu tebal, karena bisa menggeser concealer di bawahnya.
Tips:
- Gunakan concealer dengan formula tahan lama.
- Diamkan beberapa detik sebelum mengaplikasikan foundation.
- Gunakan spons untuk menekan foundation, jangan digosok.
Metode 3: Campur Foundation dan Concealer
Mencampur keduanya di telapak tangan atau di atas palet bisa menjadi cara cepat untuk mendapatkan coverage yang diinginkan. Rasio pencampuran bisa disesuaikan: lebih banyak foundation untuk hasil ringan, lebih banyak concealer untuk coverage lebih tinggi.
Metode ini praktis untuk kamu yang ingin menghemat waktu, tetapi kurang ideal jika area yang perlu ditutup sangat spesifik. Pencampuran juga bisa mengubah tekstur dan daya tahan produk.
Pilih Mana? Sesuaikan dengan Jenis Kulit dan Kebutuhan
Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk kulit kering, metode foundation dulu lalu concealer bisa membuat area kering semakin terlihat. Sebaiknya gunakan pelembap yang cukup dan pilih concealer dengan formula hydrating.
Untuk kulit berminyak, metode concealer dulu mungkin lebih baik karena concealer bisa membantu mengontrol minyak di area tertentu. Namun, pastikan foundation yang dipakai memiliki finish matte atau semi-matte.
Jika kamu memiliki kulit sensitif, perhatikan kandungan dalam produk. Hindari alkohol dan pewangi berlebih. Kamu bisa membaca panduan cara merawat kulit sensitif agar tidak mudah iritasi untuk memilih produk yang aman.
Alat dan Teknik Pengaplikasian
Pemilihan alat juga memengaruhi hasil akhir. Spons lembap memberikan hasil yang lebih natural dan tidak cakey, sedangkan kuas memberikan coverage lebih penuh. Jari tangan bisa digunakan untuk concealer karena kehangatan jari membantu produk menyatu dengan kulit.
- Spons lembap: untuk foundation dan concealer cair, hasil natural.
- Kuas foundation: untuk coverage lebih tinggi dan finish halus.
- Jari: untuk concealer di area kecil, tekan lembut.
Selalu aplikasikan produk dengan gerakan menepuk atau menekan, bukan menggosok, agar produk tidak bergeser dan hasilnya lebih tahan lama.
Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
Beberapa kesalahan sering terjadi saat memadukan foundation dan concealer. Salah satunya adalah menggunakan concealer yang terlalu terang untuk menutupi lingkaran hitam, sehingga malah terlihat abu-abu. Pilih concealer dengan undertone yang sesuai, misalnya peach untuk kulit sawo matang.
Kesalahan lain adalah mengaplikasikan terlalu banyak produk. Mulailah dengan sedikit, lalu tambahkan jika perlu. Jangan lupa untuk mencampur foundation hingga ke leher agar tidak ada garis demarkasi.
Jika kamu memakai bedak tabur setelahnya, pastikan tekniknya benar. Lihat panduan cara memakai bedak tabur untuk pemula agar hasilnya rapi supaya riasan tidak menggumpal.
Ringkasan
Memadukan foundation dan concealer bisa dilakukan dengan tiga metode: foundation dulu, concealer dulu, atau campur keduanya. Pilih yang paling sesuai dengan jenis kulit dan kebutuhan coverage. Aplikasikan tipis-tipis dan blend dengan baik. Sesuaikan produk dan alat dengan rutinitas harianmu.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah boleh memakai concealer tanpa foundation?
Boleh. Concealer bisa dipakai sendiri jika kamu hanya ingin menutupi area tertentu. Namun, hasilnya mungkin kurang merata jika warna concealer tidak cocok dengan kulit.
Bagaimana cara memilih warna concealer yang tepat?
Pilih concealer yang warnanya setengah tingkat lebih terang dari foundation untuk area bawah mata, dan sesuai warna kulit untuk menutupi noda. Uji di rahang atau area leher untuk memastikan cocok.
Apakah foundation dan concealer harus dari merek yang sama?
Tidak harus. Yang penting adalah tekstur dan formula keduanya saling mendukung, misalnya sama-sama berbahan dasar air atau minyak. Campurkan sedikit untuk melihat reaksinya sebelum dipakai di wajah.